White·board |
[hwīt bàwrd] n. board on which to write things |
Nah, paling nggak sudah ada dua lulusan ITB yang punya pikiran seperti ini :).
Karena banyak perusahaan BUMN & departemen yang memiliki sistem bobrok dan penuh KKN. Karena ada sesuatu yang bisa dipelajari di perusahaan asing / luar negeri, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk Indonesia. Dan mungkin bermacam alasan lainnya. Bukan berarti orang yang kerja di perusahaan asing atau kuliah / kerja di luar negeri itu gak mau mengabdi buat Indonesia. Mungkin dalam 3-5 tahun pertama, banyak yang mau cari pengalaman dulu, baru kemudian balik ke Indonesia atau bikin usaha / organisasi di Indonesia. Banyak contoh yang seperti ini, lho. Rencana setiap orang kan berbeda.
Dan orang-orang dengan deskripsi di atas menurut gw masih lebih baik daripada yang sudah kerja di BUMN / departemen tapi kerjanya memanipulasi dan menghamburkan uang negara (kadang terpaksa, kadang menikmati). Serius, gw kenal beberapa orang seperti ini. Atau orang-orang yang kerja di Indonesia, tapi sedang mencari kesempatan untuk “kabur” dan gak berencana untuk balik lagi.
Tapi tentu saja gw paling salut sama orang-orang yang bisa langsung mengabdi untuk Indonesia seperti lo :) Kalo gw, niat udah ada, lagi nyari kesempatan. Selamat buat yang udah berkesempatan, karena gw ngiri sama kalian sebetulnya :P
ibun:
Kenapa ya lulusan ITB senengnya nyari kerja di perusahaan asing? Padahal masih banyak loh perusahaan lokal yang bagus. Atau kerja di departemen, yang masih kurang diminati oleh lulusan ITB.
Kalo ga kerja di Indonesia, maunya ke luar negri yang nanti ujung2nya ga balik ke Indonesia, ckckck..